Tanah air ini tertatih-tatih memikul penderitaan rakyat kecil yang tidak kunjung berhenti. Ratapan dan tangis di hati kecil mereka seolah-olah terlihat di atas negeri ini mengepul dan menggumpal ke langit bagaikan awan putih yang samar. Wajah mereka merunduk tapi hati mereka menghadap ke atas menyampaikan doa, yang doa itu bagaikan anak panah yang melesat kelangit [...]
Archive for the ‘Renungan Malam’ Category
Mengungkap yang Samar | Renungan Malam (4)
June 1st, 2011
WisaNgGeni Manusia melihat dengan mata indera. Kesadaran manusia yang masih melihat dengan alat indera ini kesadarannya masih rendah. Manusia bijak melihat kehidupan ini tidak hanya dengan mata indrawi tapi juga dengan mata batin (hati). Mata batin inilah yang lebih banyak berperan dalam menuntun hidupnya. Kepekaan sebagai dasar ini disebut kacamata batin fungsinya untuk melihat alam makna. [...]
CINTA SEJATI | Renungan Malam (3)
May 2nd, 2011
WisaNgGeni Sepanjang hidup manusia merupakan pengembaraan, perjalanan yang amat sangat jauh dan melelahkan. Yaitu, perjalanan menuju ke dalam batin sendiri. Di dalam perjalanan suci itu memerlukan simbul dan sarana untuk mengejowantahkan maksut, kehendak dan tujuan karena ini perjalanan suci.




Posted in
Tags:
